Sabtu, 06 Apr 2019 07:49 WIB

Apakah Vespa Listrik Bisa Menggantikan Vespa Konvensional?

Luthfi Anshori - detikOto
Vespa Elettrica Foto: Vespa Vespa Elettrica Foto: Vespa
Tangerang - Tren otomotif dunia saat ini sudah mengarah ke era kendaraan ramah lingkungan. Banyak pabrikan roda dua yang memproduksi kendaraan listrik. Salah satunya adalah Piaggio Group yang sudah meluncurkan Vespa Elettrica.

Vespa bermesin ramah lingkungan akan menjadi model masa depan pabrikan skuter asal Italia. Namun untuk menggantikan posisi Vespa dengan mesin konvensional (pembakaran dalam), saat ini belum waktunya.



"Kalau (Vespa Elettrica) sampai menggantikan (Vespa) yang bensin sekarang, itu kajiannya kami rasa masih jauh ya," ujar Public Relation and Communication Manager PT Piaggio Indonesia, Robby Gozal, di Tangerang, Jum'at (5/4/2019).

Dilihat dari tampilan eksterior, Vespa Elettrica sejatinya identik dengan desain Vespa Primavera. Hanya saja, Vespa Elettrica hadir dengan warna abu-abu metalik, dengan list warna biru muda. Ditambah dapur pacunya yang bermesin listrik.

"Saya sendiri memang belum coba. Tapi kemarin di EICMA, bos saya dan rekan-rekan sudah coba. Kata mereka cukup responsif, dan enak dibawa berkendara. Pastinya bisa ngebut. Dan sesuailah dengan apa yang dibutuhkan," lanjut Robby.



Untuk diketahui Vespa Elettrica dikabarkan sudah masuk ke Asia Tenggara. Seperti diwartakan situs zing.vn, sebuah hasil tangkapan kamera sukses mengabadikan Vespa Elettrica yang tengah diuji di jalanan Hanoi, Vietnam, Februari lalu.

Vespa Elettrica menggunakan motor listrik pada roda belakang, yang bisa menghasilkan tenaga sebesar 4 kW dengan kemampuan jarak tempuh 100 km dalam sekali pengisian daya.

Kabarnya, Vespa Elettrica jadi salah satu model yang dibidik Piaggio Indonesia supaya bisa juga diperkenalkan di Tanah Air. Tapi itu semua butuh waktu dan persiapan yang tidak sebentar.



"Kan kami nggak cukup bawa produk ya. Harus ada training juga untuk mekanik dan front line. Karena mereka selama ini hanya menangani Vespa konvensional. Ada mesin listrik, pasti kan harus dipelajari juga," lanjut Robby.

"Jadi kami harus belajar dulu. Tools-nya harus dilengkapi. Jaringan diler kami harus siap. Dan termasuk regulasi, uji tipenya seperti apa sih? Dan lain-lain. Itu masih terus kami pantau dan pelajari. Jadi kalau kami membawa (Vespa Elettrica) itu sangat mungkin. Waktunya kapan? Ditunggu saja," pungkasnya. (lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com