Rabu, 06 Feb 2019 13:27 WIB

Soal Motor Masuk Tol, 250cc ke Atas Mungkin Lebih Bagus

Ruly Kurniawan - detikOto
Mengendarai motor gede di Eropa. Foto: Dadan Kuswaraharja Mengendarai motor gede di Eropa. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mendukung wacana jalur khusus motor di tol yang diusulkan Ketua DPR Bambang Soesatyo beberapa waktu lalu. Namun sebagai awalan, motor berkapasitas 250cc ke atas merupakan ide bagus.

Dukungan tersebut dikatakan langsung oleh Presiden Direktur YIMM Minoru Morimoto. Ia mencontohkan Jepang.



"Yamaha sangat meminta motor diperbolehkan di jalur bebas hambatan. Saya pribadi mendukung semua motor masuk tol, tetapi bertahap. Maksudnya mungkin matik lebih 250 cc bisa ide bagus, sport juga memungkinkan," ujar Morimoto di Jakarta.




Simak juga video 'Pakar Insfrastruktur Tolak Wacana Motor Masuk Tol, Apa Alasannya?':

[Gambas:Video 20detik]



Alasannya, pengendara motor kelas itu dianggap berpengalaman dan mampu mengontrol dirinya. Kecepatan motor pun jadi pertimbangan.



Morimoto bercerita, pemerintah di Jepang pada awalnya melarang motor masuk tol. Meski begitu, aturan baru ditetapkan hingga motor bisa melintasi jalur bebas hambatan itu. Selanjutnya, kata dia, pemerintah Jepang mengizinkan pengendara sepeda motor berboncengan melintas di tol.

"Saya kurang tahu pengkategorian motor, tetapi ini ide pribadi saya. Bila kita buka untuk semua, apa saja bisa terjadi, kecelakaan dan sebagainya. Kita perlu secara bertahap. Ide saya, mungkin lebih dari 250 cc pilihan bagus," ucap Morimoto lagi.

Motor Masuk Tol, 250cc ke Atas Mungkin Lebih BagusFoto: Zaki Alfarabi
(ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed