Senin, 04 Feb 2019 12:27 WIB

Motor Perang Dunia II Sudah Ludes Terjual di Indonesia

Ridwan Arifin - detikOto
Royal Enfield Classic 500 Pegasus Foto: Agung Pambudhy Royal Enfield Classic 500 Pegasus Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]



Pada bulan November 2018, PT Distributor Motor Indonesia (DMI) selaku distributor Royal Enfield di Indonesia, meluncurkan model Classic 500 Pegasus, yang terinspirasi dari model Royal Enfield WD Flying Flea.

Motor ini mendapatkan sambutkan positif di tanah air karena dari 1.000 motor di seluruh dunia, hanya ada 40 unit saja untuk Indonesia. Faktor motor yang memiliki nilai sejarah dalam Perang Dunia II, juga menjadi perhatian.

Seperti yang diungkapkan oleh Managing Director PT Distributor Motor Indonesia Ade Sulistioputra, hanya dalam satu minggu setelah peluncuran, motor tersebut ludes terjual di kalangan motor pecinta Royal Enfield. "Ya Pegasus sudah habis terjual total unit 40, jadi memang awalnya kita hanya buka untuk pemilik Royal Enfield Owners," ungkap Ade.



"Karena edisi spesial kita ingin utamakan kepada mereka yang sudah beli barang di kita," tambah Ade.

Sayangnya bagi yang berminat membeli dapat dipastikan Royal Enfield tidak bisa mendatangkan kembali. Soalnya Royal Enfield Classic 500 Pegasus akan diproduksi dalam jumlah terbatas, yakni hanya 1.000 unit di seluruh dunia dan Indonesia akan kebagian 40 unit.



Motor klasik ini dibanderol dengan harga Rp 109.900.000 On The Road Jakarta. Untuk warnanya ada dua Service Brown dan Olive Drab Green.

"Dalam satu sampai dua hari sudah habis, sekarang kayaknya yang nggak beli nyesel juga," pungkasnya. (riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com