Sabtu, 02 Feb 2019 14:06 WIB

Motor Masuk Tol, Honda: Perlu Studi Banyak

Ruly Kurniawan - detikOto
Pemotor memasuki tol yang belum boleh dimasuki pemotor (Foto: Line Dio) Pemotor memasuki tol yang belum boleh dimasuki pemotor (Foto: Line Dio)
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]



Usulan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) terkait motor boleh masuk jalan tol beberapa waktu lalu ramai diperbincangakan. Berbagai tanggapan dari para ahli pun masih menuai pro-kontra. Kali ini, salah satu produsen sepeda motor raksasa asal Jepang, Honda, berikan komentarnya.

Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya memaparkan bahwa wacana sepeda motor masuk tol perlu dilakukan kajian lebih lanjut. Seperti mempertimbangkan kebiasaan mengemudi para pemotor khususnya di Jakarta.



"Kami melihat bahwa terkait motor masuk tol ini perlu studi yang komprehensif. Dalam arian, kalau motor masuk tol lihat habit konsumen, itu pertama. Lalu infrastrukturnya bagaimana, juga mengenai safety-nya," ujarnya di Jakarta.

Video: Alasan Bamsoet Wacanakan Motor Masuk Tol

[Gambas:Video 20detik]



Misalkan, lanjut Thomas, apakah jalur tol untuk sepeda motor dikhususkan atau tidak. Lalu memikirkan kembali kebiasaan pengendara roda empat saat melaju di tol.

"Jadi ini perlu pembahasan komprehensif, tidak hanya kami para APM tetapi juga pemangku regulasi dan para konsumen (pengguna motor) yang lain," katanya lagi.




"Kami akan mengikuti regulasi yang berlaku saja," tutup Thomas.

Sebelumnya, dalam acara Pesta Rakyat Bikers di kawasan Gedung DPR RI Bamsoet mengutarakan usulan motor boleh masuk jalan tol. bukan dicampur dengan kendaraan bermotor roda empat atau lebih, sepeda motor yang masuk jalan tol perlu dibuatkan jalur khusus. Seperti di Suramadu dan tol Bali Mandara.

Atas hal tersebut, Bamsoet kembali menjelaskan usulan motor masuk jalan tol. Ia menyebut agar jalan tol disisihkan selebar 2,5 meter khusus untuk sepeda motor. Hal itu mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2009 yang merevisi Pasal 38 PP 15/2005 yang membahas aturan jalur khusus motor di jalan tol. (ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed