Rabu, 30 Jan 2019 17:33 WIB

Pebalap Moto2 Komentari Usulan Motor Masuk Tol

Luthfi Anshori - detikOto
Dimas Ekky. Foto: Ahmad Toriq
Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) melontarkan usulan agar motor bisa mengakses jalan tol seperti kendaraan roda empat atau lebih. Menurut Bamsoet, pengendara motor juga memiliki hak untuk menikmati hasil pembangunan jalan.

Menanggapi usulan Bamsoet tersebut, pebalap Indonesia, Dimas Ekky, pun angkat bicara. Menurut Ekky, terlalu riskan bagi pengendara motor jika harus melewati karakter jalan seperti jalan tol. Apalagi kesadaran pemotor di Indonesia akan safety riding masih kurang.



"Kalau menurut saya jangan sih, bahaya. Karena di jalan biasa aja, pengendara motor kesadarannya masih kurang. Kurang sadar safety-nya. Lebih-lebih kalau sampai masuk ke tol, yang notabenenya di jalur kanan itu harus kencang. Mobil saja kadang masih suka salah, di jalur kanan malah pelan. Apalagi kalau motor ikut masuk, tentu sangat riskan," kata Ekky, kepada detikOto, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (30/1/2019).



Kendati misalnya sepeda motor akan diberi jalur khusus seperti di Tol Mandara Bali atau Tol Jembatan Suramadu, Ekky tetap menganggap membiarkan motor masuk jalan tol adalah ide yang kurang bijak.

"Ya kembali lagi, karena pemotor di Indonesia masih kurang kesadarannya, jika nanti motor masuk tol malah bisa memicu lebih banyak kecelakaan menurut saya. Biarpun itu memakai jalur khusus sepeda motor, kecuali kesadaran warganya sudah lebih baik lagi," pungkas pebalap yang akan berlaga di Moto2 2019 bersama Idemitsu Honda Team Asia itu. (lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com