Selasa, 29 Jan 2019 14:37 WIB

Tak Mudah Bikin Lajur Khusus Motor di Tol, Biayanya Mahal

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Motor bisa masuk tol di Italia (Foto: Dadan Kuswaraharja) Motor bisa masuk tol di Italia (Foto: Dadan Kuswaraharja)
Jakarta - Ide motor masuk tol kembali disuarakan. Wacana itu muncul dari sambutan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) di hadapan para bikers di acara Pesta Rakyat Bikers Jakarta, di Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

Sama seperti tol di Suramadu dan Bali Mandara, pemotor bisa masuk tol asal ada lajur khusus yang memang dibuat untuk sepeda motor. Bamsoet menyuarakan agar diatur adanya ruas selebar 2,5 meter di pinggir tol khusus untuk lajur motor, bukan cuma motor gede tapi juga semua jenis motor.



Djoko Setijowarno, pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata, mengatakan secara teknis agar motor bisa masuk tol harus dibangun lajur sendiri. Namun, itu tidak mudah.

"Investasinya mahal. Apalagi yang lewat terowongan atau jembatan. Harus bangun sendiri lagi," kata Djoko.



Jangan sampai motor masuk tol digabung dengan tol untuk mobil. Bisa-bisa hal itu berbahaya.

Kata Djoko, kalau motor masuk tol dan menyatu dengan mobil cukup berisiko. Karena sepeda motor cukup tinggi dalam menyumbang angka kecelakaan.

"Sepeda motor penyumbang angka kecelakaan terbesar, sekitar 80%. Lebih bijak DPR mengusulkan Program Transportasi Umum sebagai Program Strategis Nasional (PSN)," kata Djoko.




Simak video 'Usulan Motor Masuk Jalan Tol, Menteri PUPR: Memungkinkan':

[Gambas:Video 20detik]

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed