Baca juga: Mengintip Rumah Produksi Jas Hujan |
Mohamad Said, pemilik dari produsen jas hujan Acold membagikan tips memilih jas hujan yang berkualitas. Ia mengatakan pemilihan bahan menjadi salah satu kunci berkualitasnya jas hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut saat proses pembuatan jas hujan, setelah dijahit belum bisa langsung dikirim ke konsumen. Ada satu proses penting yang dilakukan yakni pressing jas hujan menggunakan mesin seam sealer untuk melapisi jas hujan pada bagian yang dijahit. Fungsinya menghindari air yang rembes pada celah jas hujan.
"Biasanya kalau jas hujan suka rembes itu bagian sealingnya terkelupas, karena proses nge-press kurang sempurna," ungkap Said.
Selain masuk di dalam tahap sealing, bagian-bagian yang rentan kemasukan air juga dibuat berlapis. Said menambahkan, bahan baku yang ia gunakan diproduksi di Korea, namun polyster atau taslan yang ia gunakan masih dengan mudah didapatkan di distributor bahan baku pakaian dalam negeri.
"Bahan kita polyster, coatingnya poliuretan (PU), bahan dari korea cuma masih bisa didapatkan di Indonesia, keunggulannya sudah pasti anti-air, tidak kaku, tidak gampang pecah, dan tidak panas saat digunakan" ungkap Said. (riar/lth)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas