ADVERTISEMENT
Jumat, 18 Jan 2019 19:45 WIB

600 Ribu Motor Made in Indonesia Mendunia

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Yamaha R3, salah satu motor rakitan Indonesia yang laris di luar negeri. Foto: Pradita Utama Yamaha R3, salah satu motor rakitan Indonesia yang laris di luar negeri. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Ekspor sepeda motor dari Indonesia ikutan ngegas. Lebih dari 600 ribu unit motor telah diekspor ke berbagai negara di dunia.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang diterima detikOto, ekspor sepeda motor dari Indonesia mencapai 630.621 unit. Angka itu naik sangat drastis dari ekspor tahun 2017 yang hanya tercatat 431.187 unit.

Pencapaian ekspor sepeda motor ini menjadi jawaban dari tantangan yang diberikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Pada pembukaan IMOS 2018, November lalu, Airlangga menantang AISI untuk bisa mengekspor 600 ribu unit atau 10 persen dari produksi sepeda motor di Indonesia. Target itu pun tercapai di tahun 2018.



"Karena itu bagian dari Industry 4.0, target produksi ekspor itu 10 persen. Kalau (produksi) 6 juta unit ya (ekspornya) 600 ribu," sebut Airlangga.

Dari lima merek anggota AISI, Yamaha menjadi penyumbang ekspor terbanyak. Pabrikan berlogo garpu tala itu mengekspor motor sebanyak 341.240 unit atau menyumbang 54,1 persen ekspor motor dari Indonesia.



Di posisi kedua diisi oleh Honda dengan pencapaian 181.742 unit motor yang diekspor. Sementara Suzuki mengekspor 52.629 unit, TVS 36.283 unit, dan Kawasaki 18.727 unit.

Motor made in Indonesia apa saja yang mendunia? Menurut catatan AISI, motor Honda yang diekspor didominasi oleh motor Sonic 150R, Revo X, BeAT eSP, dan CBR150R. Sementara ekspor Yamaha didominasi oleh MX King, Nmax, Soul GT, dan R25. Sedangkan Suzuki didominasi oleh ekspor skutik Address. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com