Selasa, 06 Nov 2018 19:03 WIB

Gampang, Rawat Baterai Motor Listrik Seperti Rawat HP

Luthfi Anshori - detikOto
Motor listrik Viar Q1. Foto: M. Luthfi Andika Motor listrik Viar Q1. Foto: M. Luthfi Andika
Jakarta - Teknologi sepeda motor listrik memang belum menjadi hal umum di Indonesia. Sehingga banyak yang beranggapan kendaraan ramah lingkungan ini sulit dirawat dan rentan rusak. Anggapan tersebut ternyata nggak sepenuhnya benar nih Otolovers.

Sepeda motor listrik sebenarnya bisa awet asal pemiliknya teliti. Contoh untuk urusan baterai. Merawat baterai sepeda motor listrik ternyata sama mudahnya seperti merawat baterai handphone (HP).

Seperti dijelaskan Komunitas Sepeda Motor Listrik Indonesia (Kosmik) pada sebuah talkshow di IMOS 2018, JCC, Jakarta Pusat akhir pekan lalu, dalam merawat baterai sepeda motor listrik jangan sampai overcharge dan kosong terlalu lama.



"Jangan mengecas motor listrik terlalu lama. Kurang lebih satu sampai empat jam itu sudah maksimum. Jadi sama kayak handphone, kalau dia overcharge gitu baterai dia bisa kembung," ujar salah satu member Kosmik Ongko Ujianto.



Selain tidak boleh membiarkan baterai kendaraan listrik dalam kondisi overcharge, baterai juga tidak boleh dalam keadaan kosong terlalu lama.

"Kalau dibiarkan dalam keadaan kosong terlalu lama, misal sampai dua minggu, nanti kalau baterai tersebut mencapai titik voltase ke 0, dia pasti rusak, nggak bisa dipakai lagi. Jadi musuh utama baterai, satu panas, kedua baterai kosong, itu aja yang perlu diperhatikan. Rawat baterai listrik itu nggak ribet selama kitanya tertib," pungkas Ongko. (lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com