Penelitian tersebut dipaparkan oleh Kepala Laboratorium Transportasi, Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Tri Tjahjono ketika menghadiri diskusi bersama Bosch tentang implementasi ABS di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018, Senayan, Jakarta, Jumat (2/11/2018). Namun data temuan itu masih mengutip suatu penelitian di India, sebab Indonesia belum memulainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh sebab itu, penting rasanya untuk melakukan riset lebih jauh tentang penggunaan ABS di sepeda motor khusus di Indonesia," tambah Tri.
Data tersebut juga menyampaikan paling tidak ada 24 persen kecelakaan tidak terkait dengan adanya ABS. Jadi bisa dikatakan, ABS tidak absolut untuk mengurangi kecelakaan di jalan.
"Tapi setidaknya ABS dapat mengurangi dampak terjadinya kecelakaan," tambah Direktur Pembinaan Keselamatan, Kementerian Perhubungan Indonesia M. Risal Wasal di kesempatan sama.
"Jadi fungsi ABS itu bukan supaya motor bisa ngebut, ya," tutupnya.
Tonton juga 'Suzuki Luncurkan GSX-R150 ABS di IMOS 2018':
(ruk/rgr)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu