Senin, 05 Nov 2018 10:02 WIB

Motor ABS Bisa Kurangi Kecelakaan Sampai 27 Persen

Ruly Kurniawan - detikOto
Rem ABS di Suzuki GSX-R150. Foto: Agung Pambudhy Rem ABS di Suzuki GSX-R150. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Dengan menyematkan teknologi Anti-lock Braking System atau ABS, kecelakaan atas kendaraan bermotor bisa teredam sampai 27 persen. Bila diterapkan, diperkirakan 76 persen penyebab kecelakaan di Indonesia bisa teratasi.

Penelitian tersebut dipaparkan oleh Kepala Laboratorium Transportasi, Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Tri Tjahjono ketika menghadiri diskusi bersama Bosch tentang implementasi ABS di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018, Senayan, Jakarta, Jumat (2/11/2018). Namun data temuan itu masih mengutip suatu penelitian di India, sebab Indonesia belum memulainya.



"Berdasarkan penelitian dari India, motor dengan teknologi ABS bisa mengurangi tingkat kecelakaan dari 10 sampai 27 persen. Diperkirakan di Indonesia juga angkanya tidak akan jauh dari itu," katanya.

"Oleh sebab itu, penting rasanya untuk melakukan riset lebih jauh tentang penggunaan ABS di sepeda motor khusus di Indonesia," tambah Tri.



Data tersebut juga menyampaikan paling tidak ada 24 persen kecelakaan tidak terkait dengan adanya ABS. Jadi bisa dikatakan, ABS tidak absolut untuk mengurangi kecelakaan di jalan.

"Tapi setidaknya ABS dapat mengurangi dampak terjadinya kecelakaan," tambah Direktur Pembinaan Keselamatan, Kementerian Perhubungan Indonesia M. Risal Wasal di kesempatan sama.

"Jadi fungsi ABS itu bukan supaya motor bisa ngebut, ya," tutupnya.




Tonton juga 'Suzuki Luncurkan GSX-R150 ABS di IMOS 2018':

[Gambas:Video 20detik]

(ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed