Jumat, 02 Nov 2018 10:30 WIB

Skutik Bongsor Makin Dilirik Orang Indonesia, Ini Alasannya

Rizki Pratama - detikOto
Skutik bongsor Honda Forza yang punya mesin 250 cc. Foto: Agung Pambudhy Skutik bongsor Honda Forza yang punya mesin 250 cc. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Dominasi sepeda motor di segmen skuter matik (skutik) memang tidak bisa dimungkiri sangat cocok untuk konsumen Indonesia. Skutik yang praktis sangat pas digunakan untuk pengguna mobilitas tinggi dan volume kendaraan yang padat.

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Johannes Loman mengatakan persentase penjualan skutik mencapai 82 persen. Bahkan, skutik telah menggeser popularitas motor bebek dan motor sport.



"Saat ini 82 persen adalah skutik, bebek tinggal 8-9 persen aja sedangkan sport tidak turun di angka 9-10 persen," ungkap Loman.

"Skutik laku karena dari sisi kepraktisan dan juga desain yang lebih modis dan bisa dipakai laki-laki atau perempuan," ujarnya.

Kini, beberapa pabrikan otomotif juga menawarkan skutik premium. Skutik premium pun mulai meningkat dan meraih pangsa pasar yang meningkat setiap tahunnya.



"Skuter premium mulai meningkat karena mungkin orang juga senang merasa macho juga ya kelihatannya," tambah Loman.

Tampilan skuter premium yang lebih besar memang menghadirkan kesan perkasa dan juga lebih nyaman digunakan pada jarak jauh bagi pecinta touring.

Selain itu, besarnya minat konsumen Indonesia akan skutik berimbas pada peningkatan ekspor skutik khususnya ke negara tetangga. "Di Filipina skuter kita laku di sana karena mirip dan selera sama. Masing-masing negara punya jenis motor favorit yang berbeda," pungkas Loman. (rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed