Jumat, 21 Sep 2018 21:50 WIB

Lebih Dekat dengan JAWA, Motor Asal Ceko yang Berpotensi Masuk Indonesia

Ruly Kurniawan - detikOto
Motor Jawa Foto: dok. wikipedia Motor Jawa Foto: dok. wikipedia
Jakarta - Selain mobil Skoda, sepeda motor asal Ceko, Jawa Motors (Jawa Motokov), juga berpotensi masuk Indonesia. Apalagi dengan pertumbuhan sekarang, potensi pasar kendaraan bermotor Indonesia cukup menjanjikan.

Namun kehadiran Jawa belum bisa dipastikan. "Kita belum masuk ke diskusi level teknis. Masih distudi dan dijajaki lebih lanjut bagi yang berminat (merek otomotif asal Ceko yang masuk ke Indonesia)," ujar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (Ditjen ILMATE) Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika kepada detikOto semalam (20/9/2018).


Lantas, siapa sih Jawa Motors? Dilihat dari berbagai sumber, nama Jawa bukan diambil dari Indonesia melainkan dari nama founder Frantisek Janecek yang mengakuisisi salah satu pabrikan sepeda motor asal Jerman, Wanderer. Kemudian, dari kedua nama tersebut, yaitu Janecek dan Wanderer digabung, menjadi Jawa.

Pabrikan ini sudah berdiri sejak 1929. Gaya khas Jawa adalah motor yang berdesain klasik retro seperti roda dua yang digunakan jaman perang dunia.

Pada tahun 1950, Jawa menjadi produsen sepeda motor terlaris yang sudah mengapalkan model 350 Pérák ke 120 negara berbeda. Kesuksessan tersebut berlanjut sampai tahun 1970 dengan model barunya 350 Californian. Namun di tahun 1990 Jawa mengalami krisis.


Sampai pada tahun 1997, sebuah perusahaan pengganti dibentuk di Týnec nad Sázavou dan mengganti nama Jawa menjadi JAWA Motors.

Hingga saat ini motor Jawa masih cukup sering mengeluarkan model baru, namun dengan tetap mempertahankan desain klasik. Baru-baru ini, misalkan, Jawa resmi meluncurkan motor bermesin 4-Tak, dengan nama 350 OCH. Model ini dipersenjatai dengan unit berkapasitas 397 cc injeksi satu silinder yang telah sesuai dengan regulasi Euro4. Mesin ini sendiri bertenaga 27,7 Tk dan torsi 30,6 Nm, serta disandingkan dengan transmisi manual lima percepatan.

Pembuatan mesin motor ini tidak dibuat sendiri oleh Jawa melainkan ada campur tangan oleh pabrikan asal Tiongkok, Shineray. Sekarang sebagian besar kepemilikan Jawa juga sudah di akuisisi oleh pabrikan asal India, Mahindra, karena tahun lalu mereka hampir saja gulung tikar. (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed