Minggu, 02 Sep 2018 08:18 WIB

Perlengkapan Balap yang Tak Kalah dengan Produk Impor

Ridwan Arifin - detikOto
Baju balap dar AHRS. Foto: Ridwan Arifin
Depok - Pakaian pebalap tidak hanya fashion semata, soalnya mulai dari kepala hingga kaki sudah diperhitungkan matang-matang guna menjaga keselamatan pebalap saat beraksi di sirkuit. Intip yuk perlengkapan standar seragam apa saja yang digunakan pembalap.

Kali ini detikOto menghampiri kantor AHRS di Depok, Jawa Barat, salah satu yang menjadi apparel racing suit pebalap nasional Indonesia, seperti Rafid Topan, Dimas Eky, dan Ali Adrian.

"Untuk balapan itu sudah pasti helm, sarung tangan, sepatu, dan baju balap (wearpack)," ucap Reza Hendra selaku Technical Racing Suit AHRS saat berbincang dengan detikOto.



"Saat pakai helm tidak boleh longgar, yang terpenting pada bagian atas kepala sekitar ubun-ubun tidak boleh terlalu nge-press, supaya pebalap tidak cepat pusing," tutur Reza.

Perlengkapan lain yang paling penting adalah racing suit atau wearpack. Sebab, perlengkapan ini melindungi banyak bagian tubuh pebalap.

"Wearpack itu berfungsi untuk melindungi bagian-bagian penting dari tubuh pebalap, seperti dada, tulang leher, tulang belakang, lengan, sikut, dan tulang kering," ucap Reza.

Setiap wearpack juga sudah dilengkapi pelindung sikut, bahu, dan lutut. Untuk bahan pelindung tersebut, varian wearpack AHRS mulai menggunakan material dari magnesium.



Dari segi bahan pada umumnya terbagi dua, yakni semi kulit dan semuanya kulit. Namun Reza mengatakan, daya tahan gesekan semi kulit tidak sekuat bahan full kulit asli.

Sedangkan untuk sarung tangan sendiri pebalap wajib menggunakan jenis yang menutup hingga melewati pergelangan tangan.

Dan terakhir adalah sepatu, item ini juga sangat penting untuk menjaga keselamatan. "Kalau untuk roadeace biasa dipakai yang melebihi mata kaki, gunanya melindungi tulang kaki yang rawan patah seperti tulang kering, selain itu juga membantu pebalap ketika cornering (menikung)," ucap Reza.

AHRS menjual sepatu balap terbarunya di kisaran Rp 1,9 juta. Ia mengatakan bahwa bahan yang digunakan juga berasal dari kulit sapi dan thermo plasstic, sehingga tetap ringan dan kualitas bisa diadu dengan produk impor. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com