Sabtu, 21 Jul 2018 10:03 WIB

Dari Gengsi Sampai Butuh Uang Jadi Alasan Orang Jual Motor

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Bengkel motor Foto: Rengga Sancaya Bengkel motor Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Jual beli motor sudah jadi hal yang biasa. Pertama karena mereka bosan, tertarik dengan motor lainnya, lalu menjual motor lamanya. Selain itu orang menjual motornya punya berbagai alasan, bosan, gengsi, dan butuh uang jadi alasan umum orang menjual motornya.

"Bosan, butuh kadang mau tukar dengan yang baru, di-upgrade," ujar karyawan diler jual-beli motor bekas, Mega Motor, Feri, saat dihubungi detikOto.

Lalu juga karena gengsi. Melihat orang lain pakai motor yang lebih keren, keinginan membelinya langsung muncul, meski belum tentu tahun detil kelebihan dan kekurangannya, akhirnya motor lamanya dijual.



"Kadang kan orang Indonesia itu kan suka gengsi, tetangga pakai ikut, cuma dia nggak tahu kekurangan kelebihannya bagaimana, main beli, kelebihannya di mana, kekurangan di mana, dikendarainya enak apa nggak, dia nggak pikirkan," tutur Ferri.



Ada juga karena keperluan ekonomi yang mendesak. Saat butuh uang untuk suatu keperluan banyak orang yang menjual motornya.

"Kadang down grade butuh uang, tapi masih mau, perlu punya motor lagi, dia masih bawa pulang uang," lanjut Feri.

(khi/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed