Mereka yang menjadi penggemar berat Harley-Davidson tentunya bakal mempermasalahkan soal hal itu. Tulisan 'Made in America' tentu menjadi kebanggaan tersendiri untuk mereka penggemar Harley.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harley-Davidson sendiri baru-baru ini mengatakan bakalan memproduksi motornya di beberapa negara di luar Amerika untuk menghindari tarif impor yang bakal dikenakan oleh Uni Eropa.
Di Eropa, konsumen yang minat akan Harley-Davidson juga besar. Bahkan terbesar kedua di dunia setelah Amerika.
"Orang Eropa misalnya kalau mereka beli Harley bukan mencari performa motor melainkan merek Harley itu sendiri," sambung Mark.
Presiden AS Donald Trump pun mendukung para penggemar berat Harley buatan Amerika supaya bisa mendapat motor Harley bertuliskan 'Made in America'. Hal itu diungkapkannya secara pribadi lewat akun twitternya.
"Ketika saya mengundang para pejabat Harley-Davidson ke Gedung Putih, saya mencaci mereka tentang tarif di negara lain seperti India yang terlalu tinggi. Perusahaan kini kembali ke Amerika. Harley harus tahu bahwa mereka tidak akan dapat menjual kembali ke AS tanpa membayar pajak yang lebih besar!" ungkap Trump. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas