Salah satu produsen motor listrik asal Semarang, Viar, pun tak sabar menunggu hadirnya payung hukum kendaraan listrik di Indonesia. Seperti yang disampaikan Direktur PT Triangle Motorindo (Viar), Sutjipto Atmodjo, kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutjipto juga menjelaskan, Indonesia harus belajar dari negara ASEAN lainnya. Seperti Vietnam yang sudah mulai benar-benar memasarkan kendaraan listrik.
"Di Vietnam saja sudah jalan, di Thailand tuk-tuk juga sudah ada yang berbekal listrik, begitu juga Singapura yang sudah mempersiapkan taksi listrik. Kalau kita tidak mengeluarkan regulasi kita akan ketinggalan. Namun kami (Viar) terus akan memperkenalkan kendaraan listrik kami," ujar Sujipto.
"Dan yang saya sesali, kenapa jarang sekali ada yang membahas keunggulan dari segi lingkungan hidup. Namun kebanyakan orang hanya membahas soal masalahnya saja, mengenai limbahnya, di luar negeri saja sudah berjalan. Karena nanti pengembangan kendaraan listrik akan ada di South East Asia (berbagai pabrikan Otomotif-Red), dunia akan memfokuskan kendaraan listrik di South East Asia dan ini tergantung negaranya. Kalau Indonesia tidak menyiapkan akan sulit, mereka akan memilih Vietnam," katanya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan