Jumat, 06 Apr 2018 11:41 WIB

Ini Kata Yamaha Soal RX-King yang Dibanderol Rp 300 Juta

M Luthfi Andika - detikOto
Yamaha RX-King Dibanderol Rp 300 Juta. Foto: Andhika Akbarayansyah Yamaha RX-King Dibanderol Rp 300 Juta. Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Setelah sempat menjadi raja di zamannya, Yamaha RX-King kemarin kembali membuat heboh dunia maya. Chris Novalia membuat heboh jagat maya dengan mengunggah foto Yamaha RX-King jadul kelahiran 1997 berbanderol Rp 300 juta atau setara dengan harga mobil.

Apa tanggapan Yamaha melihat fenomena ini ya? General Manager Aftersales PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, M Abidin pun memberikan komentarnya kepada detikOto.



"Ini berawal dari medsos, jadi banyak yang seperti publish saya juga ikut mem-publish di media sosial saya," ujar Abidin.

[Gambas:Instagram]


Mengenai kebenaran motor diproduksi di Jepang, Abidin mengatakan faktanya di tahun 1990an motor sudah diproduksi di Indonesia, namun untuk suku cadangnya memang ada yang diproduksi di Jepang.

"Kalau mau melihat fenomena Yamaha RX-King ini, kalau dilihat ini tahun 1997 artinya itu sudah part YCLS (Yamaha Computerized Lubrication System), part ini ada di sebelah kiri motor. Part ini dikaitkan CDI sehingga suplai olinya tepat. Jadi agar motor tidak terlalu ngebul. Itu memang, kalau part semuanya Jepang itu tahun '80-an," katanya.

Jadi suku cadang motor yang sudah diproduksi di Indonesia itu sebagian besar sudah dibuat di Indonesia.

"Ada part yang made in Jepang juga di RX-King itu, seperti transmisi, karena pabrik part kita di Karawang, Yamaha Part Manufacturing waktu itu belum berdiri. Pabrik ini khusus memproduksi transmisi, cylinder head, crank case. Semenjak berdiri, baru diproduksi di sana, untuk memperbesar kandungan lokal dengan berbagai persyaratan," ujarnya.



(lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed