Sabtu, 17 Mar 2018 18:25 WIB

Naik Motor Sambil Lihat GPS? Berhenti Dulu Deh

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Pengendara mulai menggunakan aplikasi Google Maps di motornya. Foto: Dadan Kuswaraharja Pengendara mulai menggunakan aplikasi Google Maps di motornya. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - GPS jadi salah satu perangkat yang banyak digunakan orang terutama pengendara menuju lokasi yang tidak diketahuinya. Namun mengendarai kendaraan sambil lihat GPS punya risiko bahaya yang tinggi.

Seperti yang dikatakan Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Sigit Kumala melihat GPS boleh-boleh saja, asal berhenti dulu.

"Kalau memang harus lihat GPS berhenti dulu, minggir, cari tempat yang aman," ujarnya kepada detikOto.

Karena menurutnya, jalan raya tidak bisa ditebak situasinya. Jika tidak berhenti sejenak, malah melihat GPS sambil jalan mengendarai kendaraan, konsentrasi akan terpecah dan risiko terjadi hal yang tidak diinginkan besar.




"Kalau saya ditanya (larangan baca GPS sambil berkendara) setuju, karena berbahaya. Kan orang kalau mengendarai motor sambil lihat gadget situasinya berbahaya," tutur Sigit.

Jika memang aturan dilarang mengendarai kendaraan sambil membaca GPS diterapkan, lanjut Sigit mengatakan, akan baik untuk semua pihak pengguna jalan. "Demi kebaikan bersama, kan kalau seperti itu bisa merugikan orang lain juga," pungkasnya.

Kepolisian sendiri lewat Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, kepolisian akan menindak pengendara yang menggunakan aplikasi GPS. Mereka yang ditindak adalah pengemudi yang aktif mengakses GPS sehingga hanya mengemudi dengan satu tangan.



Setyo mengatakan hal yang dilarang adalah pengendara membuka aplikasi GPS di ponsel, lalu akhirnya mengemudi dengan satu tangan. Dia membandingkan dengan di Malaysia, perilaku berkendara seperti itu sudah ditindak tegas.

"Jadi kalau dia sambil mengemudi, buka GPS, keliling sambil motor dipegang tangan satu, kan tidak boleh. Di Malaysia sudah ditangkapin itu," jelas Setyo.

(khi/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed