Senin, 05 Mar 2018 17:20 WIB

Biar Nggak Ditilang, Ini Cara Pakai GPS yang Aman

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kalau mau cek GPS bisa berhenti dan minggir dulu ke tempat yang aman. Foto: Haris Fadhil/detikcom Kalau mau cek GPS bisa berhenti dan minggir dulu ke tempat yang aman. Foto: Haris Fadhil/detikcom
Jakarta - GPS boleh jadi merupakan perangkat yang sangat membantu untuk pengendara menentukan arah menuju tempat tujuan. Tapi, bagi pengendara, terlebih pemotor yang menggunakan GPS yang ada di HP, ternyata bisa membahayakan.

Penggunaan GPS yang ada di HP bisa menjadi gangguan berkendara. Bisa-bisa gara-gara penggunaan GPS di HP itu malah timbul kecelakaan. Polisi malah akan menilang pengemudi yang menggunakan GPS di HP saat berkendara.



Andry Berlianto, instruktur Rifat Drive Labs, mengatakan naik motor harus konsentrasi penuh. Tak bisa pemotor mengemudi sepeda motor sambil mengoperasikan GPS (memasukkan alamat atau melihat GPS sambil jalan) atau melakukan aktivitas mengganggu lainnya seperti mendengarkan musik pakai earphone, ngobrol dengan pengendara lain sambil jalan, dan merokok.

"Nah GPS itu sebenarnya alat bantu penunjuk arah saja, bukan dipakai dipelototin setiap saat," kata Andry kepada detikOto, Senin (5/3/2018).



Tips ini juga berlaku untuk Anda pengemudi ojek online. Sebab, tak sedikit terlihat di jalan raya pengemudi ojek online sibuk dengan ponselnya yang memperlihatkan aplikasi GPS sambil berjalan. Tentu itu sangat berbahaya. Ada baiknya, melihat GPS dilakukan saat berhenti dan menepi. Masukkan alamat tujuan ke GPS sebelum berangkat dalam kondisi berhenti.



Berikut tips mengoperasikan GPS yang aman untuk pengemudi sepeda motor menurut Andry:

1. Cek tujuan sebelum berkendara, ke barat, timur, utara atau selatan;
2. Ketahui jalan-jalan utama berikut patokan-patokan besar seperti rumah sakit, SPBU, patung, gedung dll;
3. Gunakan mode suara sebagai penunjuk jalan dan ingat patokan-patokannya;
4. Jika hendak cek GPS, segera menepi. Jangan cek GPS sambil jalan;
5. Maksimalkan fungsi-fungsi dalam GPS itu sendiri dalam menghitung jarak tempuh dan menyiasati kemacetan.



"Soalnya mata kita nggak bisa multitasking. Meleng sedikit gara-gara lihat GPS ya bisa celaka. Gunakan waktu untuk belajar arah dan tidak mengoperasikannya saat jalan. Minimal kita tahu arah dan tujuan serta jalan-jalan utama. Apalagi kalau konteksnya ojek online, ya paling tidak harus hapal sebagian besar rute jalan," ucap Andry.

Dengan cara ini, pengemudi bisa menyimpan HP di kantung atau di tas karena tidak perlu setiap saat melototi GPS, apalagi sambil berkendara. Jadi, tak ada yang ditilang karena mengoperasikan GPS. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed