Seperti data yang terpampang di Museum Astra, Honda S 90 Z yang diproduksi pada 1971 sampai 1976. Motor Jepang ini sudah mendapatkan volume penjualan hingga 90.600 unit motor.
Menurut Deputy Head of Corporate Communications PT Astra Honda Motor (AHM), Ahmad Muhibbudin, dipilihnya Honda S 90 Z bukan tanpa alasan. Karena sepeda motor ini dinilai sangat cocok dengan karakter pengendara di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, Muhib mengatakan peran Honda S 90 Z memang ditunggu-tunggu pecinta roda dua di Indonesia. Karena motor ini sangat irit dibandingkan dengan pilihan sepeda motor saat itu yang didominasi oleh motor 2 tak.
"Selain itu keberadaan mesin 4 tak-nya, membuat motor ini lebih irit dibandingkan motor di segmennya yang menggunakan 2 tak," ucap muhib.
Honda S 90 Z rakitan pertama di Indonesia dipajang di Museum Astra di Gedung Astra International, di Sunter, Jakarta Utara. Motor yang dipajang ini adalah S 90 Z produksi kloter pertama.
Honda S 90 Z pertama kali dirakit oleh PT Federal Motor (perusahaan sebelum bernama PT Astra Honda Motor). Saat itu, PT Federal Motor hanya merakit motor, sedangkan komponennya diimpor dari Jepang dalam bentuk CKD (completely knock down).
Sejak pertama diproduksi, motor yang dipajang di Museum Astra ini belum jalan ke mana-mana. Kilometer yang tercatat di odometernya juga sangat rendah, hanya menunjukkan angka 11,3 kilometer. Itu pun, menurut salah seorang karyawan Astra International, mungkin hanya jarak ketika motor keluar dari pabrik.
Honda S 90 Z menggendong mesin 4 tak berkapasitas 90 cc. Mesin itu berkonfigurasi 1 silinder, OHC, pendingin udara. Pada masanya, mesin itu mampu menyemburkan tenaga hingga 8 daya kuda pada 9.500 rpm dengan torsi maksimal 6,3 Nm. (lth/dry)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!