Selasa, 09 Jan 2018 16:34 WIB

Pembatasan Motor di Jalur Monas-HI, Suzuki: Tetap Perhatikan Safety Riding

Ruly Kurniawan - detikOto
Pembatasan Motor di Jalur Monas-HI, Suzuki: Tetap Perhatikan Safety Riding Foto: Grandyos Zafna Pembatasan Motor di Jalur Monas-HI, Suzuki: Tetap Perhatikan Safety Riding Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kini para pengguna sepeda motor sudah bebas kembali melintasi jalur Monas-HI yang sebelumnya dibatasi. Kabar baik ini disampaikan oleh Mahkamah Agung (MA) membatalkan pergub DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 juncto Pergub DKI Jakarta Nomor 141 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor.

Meski sudah bebas berlalu-lalang di wilayah tersebut, jangan sampai kebiasaan melanggar lalu-lintas dibawa ke sana ya Otolovers. Itulah pesan Marketing Relation Manager 2w PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Banggas F Pardede ketika dihubungi detikOto.

"Pada dasarnya kita mengikuti peraturan yang ada karena kita yakin bahwa hal tersebut sudah berdasarkan kajian. Jadi kita meyakini itu sudah menjadi yang terbaik bagi semua pihak," katanya, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

"Kita berharap ini dapat memberikan efek positif termasuk para pengguna motor. Tapi harap diperhatikan tentang safety ridingnya selalu. Taati peraturan yang ada disana, jangan dilanggar," lanjut Banggas dikesempatan yang sama.

Mengingat jalanan tersebut cukup banyak kecelakaan, jangan Banggas mengingatkan jangan sampai gegabah ketika melakukan perjalanan bersama sepeda motor. "Ini (keputusan MA) bisa jadi positif efeknya bila kita selalu mentaati peraturan yang ada di sana. Tapi juga bisa jadi negatif kalau selalu melanggar dan menyepelekan hal-hal kecil (karena jalanan tersebut cukup rawan-Red)," ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut pihaknya sudah menyiapkan revisi Pergub terkait putusan MA tersebut.

"Ya tentunya kita negara hukum. Kami sudah mengantisipasi dan memprediksi dan sebelumnya kami sudah menyiapkan revisi Pergub. Lagi menunggu kajian dari Kepala Dinas Bina Marga untuk desain akhir dari trotoar di Jalan MH Thamrin," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).

Sandi menyebut putusan MA keluar lebih cepat dibanding hasil kajian dari Dinas Bina Marga. Menurut Sandi, ada sekitar 400 ribu pelaku UMKM yang terdampak pelarangan melintas sepeda motor selama ini. "Ada sekitar 400 ribu usaha kecil, usaha mikro di Jakarta terdampak sebuah kebijakan yang tidak menghadirkan rasa keadilan di DKI," ucapnya.

"Kita bisa pastikan dengan keputusan Mahkamah Agung, motor akan kembali ke MH Thamrin. Tentunya dengan koordinasi pihak berwajib, kepolisian, aparat dan dinas terkait, instasi pemerintahan terkait. Sehingga nanti akan terjadi situasi yang tetap terkoordinir dengan baik dan tidak menimbulkan kemacetan baru, kesemrawuran baru," ucap Sandi. (lth/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed