Senin, 08 Jan 2018 17:31 WIB

Astaga, Setahun Rohim Kumpulkan 4 Kuintal Ranjau Paku

Muhammad Idris - detikOto
Foto: Dok. Rokhim Foto: Dok. Rokhim
Jakarta - Rutin setidaknya sepekan sekali melakukan penyisiran ranjau paku, Rohim, pegiat Komunitas Sapu Bersih (Saber), bisa mengumpulkan paku dari berbagai jenis dan ukuran hingga 400 kg sepanjang tahun 2017.

"Hasil penyapuan dari 2017 awal sampai akhir tahun sudah mengumpulkan 4 kuintal paku. Saya kumpulkan pakai ember di rumah," ungkap Rohim kepada detikOto, Senin (8/1/2018).

Rencananya, kata dia, paku-paku ranjau tersebut akan disortirnya. Paku yang bagus, akan dijualnya ke tukang bangunan ataupun toko material. Sementara yang bentuknya tidak karuan, dibawanya ke tukang loak untuk dijual sebagai besi tua.

"Saya sortir dulu buat dipisahkan paku-paku yang masih bagus. Saya jual ke tukang di kampung Rp 20.000 sekilo. Di dekat rumah juga ada Pak Haji (pemilik toko material) yang mau tampung Rp 10.000 sekilo," tutur Rohim.

 Gambar paku ranjau koleksi Rohim di rumahnya. Gambar paku ranjau koleksi Rohim di rumahnya. Foto: Rohim


"Yang jelek pakunya baru saja loakin. Tapi dapatnya sedikit, palingan cuma dapat Rp 3.000-4.000 sekilo," sambungnya.

Paku-paku ranjau ban yang dikumpulkannya tersebut, paling banyak didapatnya dari penyisiran di Jalan Cideng, Jakarta Pusat.

"Paling banyak dapatnya dari Cideng. Kemudian dari Gatsu (Gatot Subroto). Pakunya setelah saya sortir masih bagus-bagus. Ada kira-kira bisa dijual lagi 70%," pungkas Rohim.


(idr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed