Jumat, 22 Des 2017 10:30 WIB

Bikin Macet Jalanan Garut, Vespa Gembel Ditilang Polisi

Hakim Ghani - detikOto
Foto: Hakim Ghani Foto: Hakim Ghani
Garut - Ada-ada saja tingkah tiga orang pemuda di Garut, Jawa Barat. Mereka memodifikasi motornya terlalu ekstrem dan menyalahi aturan standar, mereka terpaksa berurusan dengan polisi.

Tiga orang pemuda ini memodifikasi kendaraan roda dua menyerupai gubuk. Vespa gembel itu dimodif dengan menambahkan berbagai barang. Mulai dari botol air mineral, dedaunan hingga ban bekas. Parahnya lagi, mereka menyusun sejumlah kayu dan bambu memanjang ke atas menyerupai atap. Dari foto terlihat, tingginya mencapai hampir dua meter.

Di motor itu juga terlihat sejumlah kertas bertuliskan 'Dilarang membuang sampah di sini' hingga 'Dilarang merokok'.

"Memodifikasi secara ekstrim seperti itu sangat berbahaya dan tidak boleh. Hal tersebut bisa menimbulkan kecelakaan. Baik itu untuk penggunanya sendiri atau untuk pengendara lainnya," ungkap Kasat Lantas Polres Garut AKP Erik Bangun Prakasa kepada detikcom melalui pesan singkat.

Aksi ketiga pemuda ini terjadi Kamis (21/12/2017) petang di kawasan Jalan Raya Limbangan-Malangbong, Kecamatan Limbangan. Puluhan perwira dari Polres Garut yang saat itu sedang mengecek persiapan di Pos OPS Lilin Lodaya 2017 terheran-heran ketika melihat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang.

"Arus dari Bandung menuju ke arah Tasik itu macet. Kemudian setelah ditelusuri oleh anggota ternyata itu (Vespa gembel) penyebabnya," ungkapnya.

Vespa gembel itu, sambung Erik berjalan sangat lambat. Sedangkan tubuh Vespa yang telah dimodifikasi itu menutupi hampir separuh badan jalan. Hal tersebut lah yang menimbulkan kemacetan.

"Akhirnya dihentikan oleh anggota kemudian kita bawa ke pos dan kita tanya ke pemiliknya," katanya.

Setelah ditelusuri pihaknya, Erik mengatakan bahwa pemilik sekaligus sopir Vespa gembel itu bernama Doni. Ia hendak melakukan perjalanan dari kawasan Bandung menuju Tasikmalaya.

Namun perjalanan mereka terhenti. Karena kondisi kendaraan tersebut membahayakan pengendara lain, polisi akhirnya menindak mereka. "Iya (ditilang) dan motornya diamankan. Sangat tidak standar dan membahayakan," ujar Erik.

Kejadian yang tak biasa ini kemudian diabadikan oleh sejumlah polisi. Aksi tersebut kemudian diunggah di instastory Instagrammilik Satlantas Polres Garut @Satlantaspolresgarut. "Untuk mengingatkan netizen agar tidak mengikuti aksi pemuda itu," pungkasnya. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com