Ketua Bidang Komersial Asosiasi Sepedamotor Indonesia (AISI) Sigit Kumala, berharap pemilu berlangsung aman dan tertib sehingga roda ekonomi tetap berjalan.
"Kita semua produsen berharap silakan melakukan pesta politik tapi yang penting kegiatan ekonomi tetap jalan. Karena kalau sampai kegiatan ekonomi terganggu kan yang rugi nggak hanya produsen sepeda motor tapi semua juga terganggu," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, diharapkan di 2018 pasar roda dua akan meningkat dibanding tahun ini. Namun dengan catatan tidak ada gangguan dari faktor-faktor tertentu, contohnya tahun pesta politik terebut.
"Mungkin akhir tahun ini ditutup antara 5,850 juta. Untuk tahun depan mungkin berkisar 5,950 - 6,1 juta lah ya. Harga komoditas sudah membaik kita melihatnya seperti faktor-faktor kenaikan listrik, pengurusan jasa STNK dan BPKB nggak akan naik lagi karena tahun ini sudah naik masa naik lagi, nggak akan banyak berubah sih, harapannya nggak ada aturan OJK berubah. Harapan tahun depan udah waktunya naik, tapi di luar faktor politik," tutup Sigit. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!