Dijelaskan Direktur Pemasaran AHM, Thomas Wijaya, PCX lokal dengan yang CBU dari segi desainnya keseluruhan sama. Namun untuk PCX lokal ada fitur yang ditambahkan dan tidak ada di PCX CBU termasuk di negara Asia lainnya yang belum ada, yaitu fitur rem cakram belakangnya.
Baca juga: PCX Sunter Datang, PCX Vietnam Disetop |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apa pertimbangannya menyematkan rem cakram belakang pada PCX lokal ini, lanjut Thomas menjelaskan, tren konsumen di pasar motor Indonesia memang membutuhkan fitur tersebut.
"Kembali ke kebutuhan dan tren masyarakat di Indonesia untuk skutik besar itu masih mengidamkan adanya rem cakram belakang," tuturnya.
Selain melihat dari kebutuhan dan tren di pasar, fitur cakram belakang ini juga dikatakan Thomas tidak serta merta hanya sekadar disematkan. Namun juga punya fungsi yang berguna.
"Karena rem cakram belakang kan fungsinya untuk penyeimbang ya, memberikan keseimbangan pada saat kita melakukan pengereman," pungkasnya.
(khi/rgr)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM