Sebelum melakukan penjualan resminya, Garansindo Group selaku salah satu penggagas motor listrik tersebut melakukan survei terkait minat warga Indonesia pada produknya. Dari sana dapat disimpulkan bahwa sekitar 9 ribu masyarakat Indonesia berminat membeli Gesits karena motor tersebut merupakan hasil racikan anak bangsa.
"Saat Gesits sedang boomingnya kemarin-kemarin, sempet kita adakan survei dan yang terjadi di online survei itu terdapat dua indikator tertinggi mengapa mereka ingin beli motor listrik ini," kata CEO Garansindo Group, Muhammad Al Abdulah di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pertama itu adalah karena buatan anak bangsa. Bukan merupakan OEM atau hal serupa lainnya. Pollingnya itu mendekati 50%an," tambahnya.
Sedangkan untuk kategori kedua, sekitar kurang lebih 40%an masyarakat ingin membeli motor listrik racikan anak bangsa tersebut karena dinilai hemat energi dan bebas polusi.
"Peringkat kedua tertinggi dari survei itu mengatakan masalah penghematan energi dan bebas polusi merupakan alasan mereka ingin membelinya. Itu kurang lebih hampir 40%an," ucap Al.
Bila di total secara keseluruhan pada survei tersebut, ia menyimpulkan sekitar 80%an lebih disumbang oleh kedua alasan tersebut. "Hanya dari dua alasan tersebut, itu sudah sekitar 80%an total suaranya. Maka dari itu saya rasa Gesits merupakan jawaban dari keinginan mereka ini," tutup Al. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun