Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya pun mengakui agar bisa bersaing, motor harus diproduksi di Indonesia.
"Ya kalau di pasar yang high-end (skuter bongsor) dengan harga segitu (Rp 20 jutaan ke atas) sedang berkembang ya mau nggak mau harus dibuat di domestik," ujarnya kepada wartawan, di Gunung Kidul, Yogyakarta, akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang jelas lanjut Thomas, pasar skuter bongsor di atas Rp 20 jutaan memang sedang berkembang dan cukup tinggi peminatnya. "Yang jelas bermainnya di pasar high end, jadi pasar matik di atas Rp 20 juta ini berkembang, jadi Rp 20- Rp 30 jutaan pasarnya ada," tambahnya.












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!