Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Selasa 05 September 2017, 11:06 WIB

Pembatasan Motor di Jalan Protokol Bikin Sulit Orang

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Pembatasan Motor di Jalan Protokol Bikin Sulit Orang Foto: Mindra Purnomo
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan pembatasan sepeda motor di jalan protokol. Aturan ini pun menuai banyak kontra dari para bikers. Bahkan, ribuan bikers akan menggelar aksi Gerakan Aliansi Menentang Pembatasan Sepeda Motor (GAMPAR) untuk menolak larangan sepeda motor itu.

Badan Kehormatan Road Safety Association (RSA), Rio Octaviano yang juga sekaligus inisiator aksi GAMPAR ini, mengatakan pembatasan motor di jalan protokol hanya memindahkan kemacetan. Aturan ini juga bakal menyulitkan masyarakat yang biasa menggunakan sepeda motor.



"Sekarang pertanyaannya kalau ada kurir mau menyampaikan barang ke sana, tentunya kan dampaknya pasti ke faktor cost mereka yang keluar. Pertanyaannya Pemprov sudah sejauh mana menilai ke arah cost sana," kata Rio kepada detikOto.

"Karena kami tahu ini alasannya ujung-ujungnya adalah mengurangi kemacetan. Kalau mengurai kemacetan, yang perlu dipertanyakan adalah pembangunan infrastruktur atau transportasi publik. Entah kenapa instead mereka memperbaiki permasalahan di hulu, malah melempar masalah ke hilir, yang kena kita-kita pengendara motor," lanjutnya.

Infografis Larangan Motor di Jalan Sudirman dan Rasuna SaidInfografis Larangan Motor di Jalan Sudirman dan Rasuna Said Foto: Mindra Purnomo


Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono beberapa waktu lalu mengatakan pembatasan sepeda motor itu selain mengurangi kemacetan juga menekan angka kecelakaan. Karena, kata dia, sepeda motor menyumbang kecelakaan terbesar.



"Tapi data dari kepolisian, tingkat kecelakaan tertinggi di DKI Jakarta adalah di Jakarta Utara, bukan di Jakarta Pusat. Kalau alasannya mereka mau mengurangi angka kecelakaan, mereka menguranginya di Jakarta Utara, bukan Jakarta Pusat," kata Rio membantah pernyataan Bambang.


(rgr/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed