Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala, mengatakan memang pembatasan motor di jalan protokol itu tidak serta merta mempengaruhi penjualan motor. Sebab, larangan motor itu hanya sebatas di jalan-jalan utama.
"Kalau di daerah situ sih nggak terlalu pengaruh, karena di Jalan MH Thamrin kan juga sudah dilarang. Buktinya pembatasan motor di Thamrin juga nggak membawa dampak kok," kata Sigit kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Infografis Larangan Motor Foto: Mindra Purnomo |
"Tapi kalau seluruhnya diberlakukan (larangan sepeda motor) pasti pengaruh juga (terhadap penjualan motor). Cuma orang kalau mau ke mana-mana nggak ada kendaraan mau gimana, transportasi penggantinya sudah siap atau belum? Itu yang harus dipikirkan," ujar Sigit. (rgr/ddn)












































Infografis Larangan Motor Foto: Mindra Purnomo
Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!