Minggu, 20 Agu 2017 10:37 WIB

Indonesia Harus Jihad Pakai Kendaraan Listrik Buatan Sendiri

Dina Rayanti - detikOto
Motor listrik nasional Gesits (Foto: Rachman Haryanto) Motor listrik nasional Gesits (Foto: Rachman Haryanto)
Bogor -

[Gambas:Video 20detik]

Produk-produk buatan lokal terkadang masih dipandang sebelah mata oleh masyarakatnya. Hal itu membuat banyak produk-produk dalam negeri masih kalah bersaing dengan produk luar.

Yang paling jelas terlihat mungkin di sektor otomotif. Merek mobil dan motor yang mendominasi di Indonesia saja masih berasal dari Jepang.



"Kita harus jihad untuk motor listrik ini. Sebanyak 99 persen adalah merek Jepang yang buat kita desain kita tapi mereknya Jepang, mobil demikian juga," ungkap Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno di Komplek Industri Wika, Cileungsi, Bogor, beberapa hari lalu.



Menurut Fajar, agar industri motor listrik bisa berkembang dengan pesat masyarakat juga harus pede memakai produk buatan lokal.

"Jihad kita adalah berani memakai yang membuat industri kita ini bertanya berani nggak kita pakai? Yang menjatuhkan industri Indonesia adalah orang Indonesia sendiri motor ini juga ada nggak yang berani," lanjut Fajar. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed