Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Selasa 16 Mei 2017, 14:54 WIB

Begini Cara Pemalsuan SIM M untuk Pelajar SMP

Dina Rayanti - detikOto
Begini Cara Pemalsuan SIM M untuk Pelajar SMP Foto: Istimewa (dok Polisi)
Fakfak - Polisi membekuk pelaku pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk pelajar. SIM M atau SIM palsu dibuat oleh Jufry Kilwouw.

Pria yang bekerja sebagai karyawan honorer Pemda Kabupaten Fakfak Papua Barat itu mengedit SIM asli menjadi SIM M menggunakan laptopnya.

Kasus ini terungkap hanya dalam waktu 3 hari setelah video pelajar SMP yang mengaku memiliki SIM M viral di media sosial. Pelajar itu terkena razia kendaraan bermotor pada 9 Mei lalu. Uniknya SIM tersebut bukan dikeluarkan oleh pihak kepolisian namun oleh Kepala Distrik Fakfak Tengah.

Pihak kepolisian setempat melakukan investigasi untuk mencari pelaku pemalsuan SIM M tersebut. Pencarian dilakukan melalui media sosial Facebook dimana video tersebut viral.

"Dalam pengungkapan kasus tersebut yaitu dengan mencari upload di Facebook sesuai waktu sehingga anggota Sat Reskrim Polres Fakfak berhasil menemukan dan mendapatkan yang diduga pelaku pengeditan SIM M tersebut. Identitas Pelaku nama Jufry Kilwouw," ungkap Dirlantas Papua Barat Kombes Priyanto dalam keterangannya kepada detikOto, Selasa (16/5/2017).

Saat ditangkap Satreskrim juga melakukan penyitaan terhadap barang bukti yaitu sebuah Notebook, iPad, dan satu buah handphone yang digunakan Jufry untuk mengedit dan menyebarkan editan SIM M ke Facebook.

Cukup mudah cara yang dilakukan Jufry untuk memalsukan SIM. Ia membuka mesin pencarian Google dan melakukan pencarian dengan kata kunci 'SIM Kosong Untuk Edit'.

Jufry kemudian meng-copy SIM C atas nama Ilyas Syahid Sukandi yang dikeluarkan Polda Metro Jaya, kemudian disimpan di notebook, di-copy di Microsoft Word, baru kemudian diedit.

Usai pengeditan dilakukan, si pelaku kemudian menyimpannya ke dalam format foto JPEG. Setelah itu ia pindahkan ke handphone miliknya dan terakhir ia mengunggahnya ke akun Facebook lewat akun Uphie Miranesta Kilwouw.

"Saat ini Sdr. Jufri Kilwouw sementara dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," lanjut Priyanto.

Jufry diduga melanggar pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook terkait penebaran editan SIM M dalam pasal 27 ayat 3 yo pasal 32 UU No. 11 Tahun 2008 sebagaimana perubahan atas UU No. 19 Tahun 2016 tentang ITE. (dry/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed