Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Senin 20 Mar 2017, 08:38 WIB

BMW Motorrad Merasa Pajak Terlalu Berat

Khairul Imam Ghozali - detikOto
BMW Motorrad Merasa Pajak Terlalu Berat Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Produk kendaraan premium memang memiliki Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang tinggi. Hal tersebut dirasa CEO BMW Motorrad Joe Frans menjadi salah satu hambatan sulitnya memasarkan produk premium di Indonesia.

"Karena semakin lama saya merasa jual suatu produk tidak gampang di Indonesia, apalagi dengan peraturan-peraturan, contoh PPnBM. Ini merupakan tantangan yang sangat,berat bagi bisnis kami," ujarnya kepada detikOto, di Cilandak, Jakarta.

Untuk itu, Joe berharap adanya kebijakan pemerintah mengenai peraturan-peraturan tersebut. "Saya sih berharap pemerintah untuk bisa terus beri insentif pada bisnis dan ekonomi negara, sehingga perekonomian rakyat bisa terus berputar, dan saya harap pemerintah dapat mengerti," katanya.

Untuk itu, demi memuluskan pemasaran produk-produknya, lebih lanjut Joe mengatakan tahun ini BMW Motorrad mengusung strategi yang baru.

"Kita ingin lebih memperkenalkan brand BMW Motorrad, kepada market Indonesia, karena BMW ini nanti nya akan memasukin segmen yang lebih murah dari pasar yang harga sekarang. Jadi memang kita akan terus cari aktifitas untuk menambah brand yang itu," pungkasnya.

(khi/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed