"Nggak (akan menggerus penjualan KLX 250), dia segmennya beda. KLX lebih ke offroad . Kalau ini on road dan semi-offroad, lebih ke touring adventure," ujar Deputy Head Sales and Promotions KMI, Michael C. Tanadhi sebelum memulai sesi test ride Versys-X 250 di Probolinggo, Jawa Timur.
Meski begitu, Michael yakin penjualan Versys-X 250 lebih besar ketimbang penjualan KLX 250. Kawasaki pun menargetkan penjualan Versys-X 250 sebanyak 5.000 unit setahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KLX 250 di luar project fleet itu enggak sampai 500, paling 300-an lah," kata Michael.
Penjualan KLX 250 lebih banyak disumbang dari proyek fleet seperti untuk kepolisian. Bahkan, tahun lalu penjualan KLX 250 untuk fleet sudah mencapai ribuan unit.
"Lebih banyak fleet. Tahun lalu fleet-nya saja udah 1.800-an. Per bulannya sih kita average 30 unit," kata Michael.
Untuk diketahui, KLX 250 dibanderol Rp 62,9 juta. Sementara harga Versys-X 250 dengan tipe City dan Tourer berturut-turut dijual Rp 62,2 juta dan Rp 73 juta.
"Jadi tergantung kegunaannya sih. Kalau mau touring pilih Versys kalau mau offroad bisa ke KLX. Tapi kalau offroad kebanyakan mereka pilih KLX 150 cc sih," sebut Michael. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat