Kamis, 16 Feb 2017 17:45 WIB

Soal 'Recall' R25 dan MT-25, Yamaha: Tak Ada yang Sampai Kecelakaan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: dok detikOto Foto: dok detikOto
Jakarta - Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengumumkan 'recall' Yamaha R25 dan MT-25 untuk penggantian komponen Sub Main Switch & Bracket Fuel Tank. Yamaha menyebut, masalah pada dua komponen tersebut tidak ada yang sampai menimbulkan kecelakaan.

"Sebenarnya tidak banyak konsumen yang mengalami hal itu. Tapi setelah kita analisa, kita putuskan itu harus diganti. Baik yang bermasalah maupun yang tidak bermasalah," kata GM After Sales Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) M Abidin kepada detikOto, Kamis (16/2/2017).

Kata Abidin, memang ada beberapa pengguna R25 dan MT-25 yang mengalami motornya mati. Keluhan itu pun langsung dianalisa oleh Yamaha.

"Ada beberapa, cuma enggak ada yang sifatnya sampai kecelakaan," kata Abidin.

Menurut Abidin, penggantian dua komponen tersebut menyangkut masalah keamanan dan keselamatan pengendaranya. Maka dari itu, Yamaha langsung mengumumkan kampanye penggantian dua komponen itu.

"Informasi kan datang dari negara-negara lain juga. Informasi itu kita akui bahwa ternyata itu betul. Setelah kita evaluasi, problem ini masuk ke kategori safety. Kalau masuk ke katogeri safety itu prioritasnya utama," sebut Abidin.

Abidin menurutkan, komponen Sub Main Switch yang perlu diganti hanya sebagain, tidak keseluruhan main switch. Sebabnya, motor bisa mati mendadak.

"Dia bisa mati mendadak. Karena mungkin misalkan kena air atau apa. Karena itu menurut analisa kita, itu dari materialnya. Makanya itu kita ganti," kata Abidin.

Sementara masalah pada Bracket Fuel Tank, kata Abidin, kebanyakan terjadinya bukan di motor standar. Sebab, pengguna R25 dan MT-25 biasanya suka memodifikasi yang menciptakan vibrasi sehingga ada bracket-bracket menimbulkan crack di tangki.

"Walaupun secara masalah bukan disebabkan oleh desain (motor) itu sendiri, tapi untuk keselamatan itu perlu diganti. Kalau konsumen normal sih enggak masalah. Cuma kita ganti bracket-nya aja, ganti yang fix yang ibaratnya mau dibongkar-bongkar pun enggak masalah," jelas Abidin. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Audi Tunjuk Pengganti Bos yang Ditahan

    Audi Tunjuk Pengganti Bos yang Ditahan

    Selasa, 19 Jun 2018 20:43 WIB
    Produsen mobil mewah Jerman, Audi, menunjuk Abraham Schot sebagai pengganti CEO Rupert Stadler yang ditahan oleh Kejaksaan Munich.
  • Kapten Inggris Penyuka Mobil Keluarga

    Kapten Inggris Penyuka Mobil Keluarga

    Selasa, 19 Jun 2018 19:18 WIB
    Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menjadi pahlawan buat Inggris. Bicara soal mobil, si kapten rupanya suka mobil keluarga, atau mobil SUV.
  • Kursi Bambu Pemudik Motor

    Kursi Bambu Pemudik Motor

    Selasa, 19 Jun 2018 17:19 WIB
    Meski tidak disarankan, pemudik masih banyak yang menggunakan motor. Agar lebih nyaman mudik, mereka memodifikasi motornya.
  • Skandal Dieselgate, Bos Audi Ditahan

    Skandal Dieselgate, Bos Audi Ditahan

    Selasa, 19 Jun 2018 15:21 WIB
    Otoritas Jerman menahan bos produsen mobil mewah Audi, Rupert Stadler, dalam kasus skandal emisi mobil diesel yang dikenal dengan dieselgate
  • Intip Suzuki Jimny Model Anyar

    Intip Suzuki Jimny Model Anyar

    Selasa, 19 Jun 2018 13:58 WIB
    Setelah beredar foto-foto spyshotnya, Suzuki mulai merilis gambar Jimny model baru. Mobil offroad legendaris itu akan diluncurkan di Jepang bulan depan.
  • Mulai Besok Tol JORR Naik Jadi Rp 15.000

    Mulai Besok Tol JORR Naik Jadi Rp 15.000

    Selasa, 19 Jun 2018 13:02 WIB
    Mulai Rabu (20/6/2018), tarif tol JORR baik jarak jauh maupun dekat akan dikenakan tarif yang sama. Tarif tol akan naik menjadi Rp 15.000 untuk golongan I.