TVS baru saja mendapat persetujuan dari kantor paten di Chennai India untuk Transmisi Otomatis Hybrid (AHT). AHT ini mengombinasikan antara mekanisme transmisi Fixed Speed (FST) dan mekanisme Continuosly Variable Transmission (CVT).
Dengan teknologi AHT, TVS memanfaatkan kedua transmisi tersebut. FST dan CVT saling berbagi kekurangan dan kelebihan saat dioperaksikan sehingga bisa lebih efisien. Girbox CVT ini menggunakan belt untuk memberikan variasi kontinyu namun belt tersebut rentan slip di kecepatan rendah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelemahan dari FST adalah pada saat di kecepatan tinggi dan kecepatan yang konstan. Area tersebut merupakan adalah area dimana AHT berperan. Sistem baru gabungan ini bisa memberikan keuntungan.
TVS juga menyatakan soal adanya kendala pada desainnya. Standar CVT untuk roda dua tidak bisa diupgrade ke sistem AHT. Ini sebabnya mengapa butuh sistem transmisi yang memungkinkan instalasi FST dan bakal menghasilkan efisiensi transmisi tinggi di berbagai kecepatan.
(dry/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0