Selasa, 25 Okt 2016 15:11 WIB

Sepeda Motor Bantu Gerakkan Roda Perekonomian

Dina Rayanti - detikOto
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Kian hari jumlah sepeda motor di Indonesia semakin banyak saja. Bahkan seringkali disebut sebagai biang kemacetan. Namun tak selamanya sepeda motor itu memberikan dampak negatif.

Sepeda motor juga dinilai membantu menggerakan roda perekonomian di Indonesia. Misalnya saja motor menjadi sumber mata pencaharian dengan menjadikannya ojek, terlebih ojek ini merambah menjadi ojek online.

"Penggunaan motor sebagai bagian dari roda ekonomi, karena menjamur ojek online dan sebagainya," ujar Kasubbag Pengendalian Administrasi dan Pembinaan Pembangunan, Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Pemda Bogor, di Blue Sky Pandurata Boutique Hotel, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Hilman menceritakan, di Bogor ada seorang pemilik hotel yang menyulap hotelnya menjadi tempat penitipan motor karena lebih menguntungkan.

"Untuk Bogor sampai stasiun kota banyak yang berubah fungsi dari hotel jadi tempat penitipan motor karena lebih menguntungkan. Secara omzet di atas Rp 10-20 juta perhari lebih, dibandingkan biaya perawatan hotel yang lebih mahal," lanjut Hilman.

Sepeda motor tidak hanya memberikan dampak untuk pemiliknya saja secara tidak langsung meningkatkan pendapatan perkapita. Satu hal lagi, motor dinilai menjadi salah satu barang yang bisa diinvestasikan karena mudahnya akses.

"Efek roda dua motor nggak hanya berdampak pada pemiliknya tapi ekonomi keseluruhan jadi ojek online, ojek, penitipan motor acara nggak langsung income perkapita memiliki dampak signifikan. Kurang tren sebenarnya berharga bagi pemiliknya salah satu bentuk investasi karena bisa digadaikan karena akses mudah sehingga jumlah sepeda motor di bogor naik 20 persen," terang Hilman. (dry/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed