"Angkanya masih sementara karena belum direkap dengan lengkap oleh Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia, tapi kisarannya di angka itu," ujar Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Margono Tanuwijaya kepada wartawan di sela-sela pameran Intermot, di Koln, Jerman seperti dilaporkan wartawan detikOto Dadan Kuswaraharja.
Penjualan motor mengalami penurunan sekitar 9,8 persen. Beberapa faktor yang menyebabkan penurunan adalah faktor cuaca, harga komoditas yang belum membaik sehingga menurunkan daya beli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan, penjualan Honda di bulan September masih mengalami kenaikan yaitu menjadi 423.000 disusul Yamaha 119.000 unit.
Dia memprediksi, sampai akhir tahun penjualan bakal ditutup di angka 6 juta unit. Tahun lalu penjualan motor mencapai 6,5 juta.
"Jadi kalau rata-rata Oktober sampai Desember bisa 500.000 maka ya bisa 6 juta," ujarnya. (ddn/lth)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini