"Kita semua sudah melihat semangat pemerintah untuk bisa sesegera mungkin menyusun regulasi (kendaraan listrik). Kita lihat pemerintah semangat mendukung industri ini, baik untuk regulasi maupun insentifnya," kata CEO Garansindo, Muhammad Al Abdullah atau yang akrab disapa Memet.
Di beberapa negara di dunia, kendaraan listrik memang didukung pemerintahnya. Kendaraan listrik yang dianggap ramah lingkungan diberikan keringanan pajak di negara yang sudah memiliki regulasi kendaraan listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terus terang kita dari GESITS tidak terlalu berharap dapat insentif. Kita enggak mau manja," kata Memet.
Meski tak berharap banyak mendapat insentif dari pemerintah, GESITS dijanjikan dijual dengan harga terjangkau. Memet mengatakan, motor listrik GESITS nantinya akan dibanderol di bawah Rp 20 jutaan. Harga itu bisa bersaing dengan motor bermesin bensin yang saat ini masih banyak dijual di pasar Indonesia. (rgr/nkn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi