Disampaikan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Saleh Husin, pihaknya saat ini masih membahas terkait regulasi motor listrik dengan kementerian lain yang terkait.
Salah satu diskusi yakni bersama Kementerian Perhubungan terkait untuk surat kendaraan seperti STNK yang disesuaikan dengan spesifikasi motor listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia secara khusus juga menyatakan apresiasinya atas debut motor hasil garapan mahasiswa ITS Surabaya dengan Garansindo itu. Bahkan Saleh pun mengaku berminat untuk membeli skuter listrik yang rencananya bakal dipasarkan dengan harga Rp 15 juta itu.
"Kemenperin tentu dengan kemajuan teknologi ke depannya, motor listrik memang semakin diminati. Dilangkahi dengan macam kebijakan dalam rangka mendukung industri tersebut. Saya tentu berminat. Tapi yang penting bagaimana diproduksi dulu," ujarnya.
Saat ini, Gesits masih melakukan sejumlah tahap uji coba sebelum akhirnya difinalisasi masuk ke proses produksi. Komersialisasi skuter listrik nasional tersebut bakal dimulai pada 2018 mendatang. (nkn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya