Asisten GM Marketing Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Mohammad Masykur mengatakan, mesin NMax berkapasitas 125cc sudah disesuaikan dengan negara tujuan ekspor. NMax bermesin 125cc di Eropa dan Jepang akan mempermudah penggunanya.
"Kalau tujuan Eropa dan Jepang, itu mereka punya sistem SIM yang mempermudah sampai kapasitas 125cc. Yang saya dengar, kalau mereka punya SIM mobil mereka boleh mengenarai motor yang sampai 125cc. Kalau sudah di atas itu udah harus pakai SIM motor," kata Masykur kepada detikOto melalui sambungan telepon, Senin (7/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"NMax 125cc khusus di Jepang dan Eropa. Asean tetap 150cc," sebut Masykur.
Menurut Masykur, pihaknya telah mengekspor NMax mulai tahun 2015 lalu. NMax yang diekspor pun tak ada perubahan spesifikasi yang signifikan kecuali untuk menyesuaikan peraturan di negara tujuan ekspor.
"Kita ekspor NMax total 4-5 ribuan sebulan. Ke Eropa, Jepang, Asean. Kita sesuaikan dengan peraturan di negara tujuan. Mungkin (perubahannya) enggak besar sih hanya beberapa yang misalnya harus ada label apa. Kalau basic-nya sama," sebut Masykur. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi