AHM Percaya Pasar Motor Sport Akan Terus Naik

AHM Percaya Pasar Motor Sport Akan Terus Naik

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 19 Feb 2016 09:31 WIB
AHM Percaya Pasar Motor Sport Akan Terus Naik
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Motor sport sedang banyak digemari masyarakat Indonesia. Astra Honda Motor (AHM) pun percaya, pasar sepeda motor sport akan merangkak naik. Direktur Pemasaran AHM, Margono Tanuwijaya menyebut, tren pasar motor sport sejak tahun 2010 naik. Tapi di tahun lalu, penjualan motor sport sedikit naik karena memang kondisi ekonomi belum kondusif.

"Motor sport itu kalau dilihat dari 2010 naik, tapi tahun lalu turun karena ekonomi kurang kondusif. Tapi kita yakin motor sport itu naik ke depannya. Karena kalau kita pikir masyarakat Indonesia ke depannya inginnya motor sport," kata Margono.

Tapi memang, kebanyakan orang Indonesia saat ini lebih memilih untuk membeli sepeda motor yang fungsional dan terjangkau. Misalnya jenis motor skuter matik (skutik) yang saat ini menjadi segmen yang paling diminati di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kadang-kadang kan orang beli motor dipakai untuk kerja atau belanja ke pasar butuh tempat untuk menaruh barang, dia memenuhi itu dulu. Kalau motor sport itu kan lebih ke personal use. Bisa jadi motor kedua/ketiga. Tergantung daya belinya. Makanya 2015 motor sport turun, karena daya beli terbatas. Dia beli yang fungsional dulu. Karena kalau lihat di jalan orang lebih banyak yang bonceng anaknya, kan motor sport susah, lebih ke arah individu. Tapi ke depan kalau itu sudah terpenuhi, nantinya (penjualan motor sport) akan naik," jelas Margono.

Sementara itu, Margono memprediksi, penjualan motor sport di tahu 2016 ini akan sedikit naik dibanding tahun lalu. Tapi, tahun-tahun berikutnya Margono percaya, penjualan motor sport akan semakin tinggi.

"Peningkatan (penjualan motor sport tahun 2016) masih sedikit. Tahun lalu kan 12-13 persen (dari total penjualan semua segmen sepeda motor di Indonesia), mungkin jadi 15 persen (tahun ini). Itu kan naik. Nantinya 2017, 2018 dan seterusnya masih terus naik," ujarnya. (rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads