Pertanyaan ini pun timbul setelah TVS mengumumkan akan melahirkan 2 model terbaru lagi di 2016, setelah memperkenalkan model sport Apache RTR 200 4V di Indonesia.
"Matik retro belum ada rencana, karena di sana (India) juga belum ada," kata arketing Director PT TVS Motor Company Indonesia, Rizal Tandju.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski belum akan melahirkan matik retro, Rizal akui penjualan matik TVS di Indonesia terbilang baik.
"Saat ini kita cuma punya satu model, yaitu TVS Dazz. Penjualannya matik 300-500 unit per bulan itu untuk pasar domestik," ujarnya.
Baca juga: Ini Konsumsi BBM TVS Dazz
Meski demikian, TVS menunjukkan keinginannya untuk lebih serius untuk main di segmen motor sport.
"Indonesia masih akan terus berkembang, terutama pada motor dengan cc makin besar. Artinya orang indonesia butuh motor dengan power yang besar, namun tetap irit juga, serta lebih stylish," katanya.
"Indonesia style tetap jadi acuan, market sport tetap akan menjadi tren," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan