Hal tersebut disampaikan Chief Operating Officer YIMM, Dyonisius Beti, di Sentul International Karting Sircuit, Senin (1/2/2016).
"Kali ini kita (Yamaha) tidak mau ketinggalan, dan kami yakin Yamah Xabre akan menjadi trendsetter di Indonesia," ujar Dyon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yamaha menyiapkan Xabre bagi konsumen pecinta V-Ixion yang menginginkan motor yang lebih. "Mereka ingin step up (sesuatu yang baru). Dan kami melihat ada satu kategori yang kosong, maka muncullah Xabre," tambahnya.
Yamaha pun menargetkan mampu menjual Xabre hingga 6.000 unit setiap bulan.
"Untuk Yamaha Xabre kami menargetkan bakal mampu menjual 5.000 hingga 6.000 unit setiap bulannya," ujar Dyon.
Target yang diterapkan untuk Yamaha Xabre bukan sembarang target. Tidak terlau besarnya target yang ditetapkan Yamaha tidak lain, karena Xabre dinilai lebih eksklusif dibandingkan dengan Streetfighter lainnya.
"Yamaha Xabre ini lebih ke arah niche market, hanya orang-orang tertentu saja. Makanya yang kami tawarkan disini harganya di kelas Rp 30 jutaan. Dan ini berbeda dibandingkan dengan R15 atau V-Xion," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge