PR & Communciation Specialist PT Piaggio Indonesia, Robby Gozal mengatakan kenaikan harga Vespa dan Piaggio pada tahun ini dipengaruhi pada biaya produksi yang mengalami kenaikan.
Kurs dolar turut menyumbang kenaikan harga Vespa apalagi melihat produk Vespa dan Piaggio yang dipasarkan di Indonesia merupakan produk CBU (Completely Build Up).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kedua faktor tersebut, Bea Balik Nama (BBN) juga mempengaruhi matik asal Italia tersebut.
"BBN itu kan tergantung pemerintah, secara harga motor naik kalau BBN naik, itu beda lagi," tambahnya.
Produk yang mengalami kenaikan harga ditegaskan oleh Robby hanya untuk Vespa dan Piaggio yang diproduksi pada tahun ini. Kenaikan mulai Rp 1 juta hingga hampir Rp 2 juta.
(nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?