Asisten General Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Mohammad Masykur menjelaskan bahwa kenaikan harga motor disesuaikan dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah.
Kenaikan tersebut bergantung pada kenaikan Bea Balik Nama (BBN) yang biasanya berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu untuk semua segmen motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerapan kenaikan harga motor Yamaha menurut Masykur biasanya akan terjadi pada Februari, melihat hasil kajian dan peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) masing-masing kota di Indonesia.
"Biasanya Februari. Habis review, tanda tangan Perda, dan putusan pemerintah. Kita merujuknya ke Pemda," pungkasnya.
(nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka
Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?