"Sebagai pelindung di bagian tubuh seseorang, helm tentunya harus memiliki kualitas dan spesifikasi yang benar-benar bisa diandalkan jika terjadi risiko. Karena itu, sebaiknya jangan asal memilih atau hanya asal memenuhi aturan tapi mengabaikan tujuan yang sebenarnya," tutur Manajer ProGazz, Jalan Ciledug Raya, Tangerang, Hadyanto, Kamis (7/1/2016).
Hal senada diungkapkan Frans Lee dari Cargloss ProRiders, saat dihubungi. Baik Frans maupun Hadi menyebut sebaiknya pemilihan helm yang pas bukan sekadarΒ mempertimbangkan gaya desain dan ukuran yang pas di kepala saja, tetapi juga aspek bahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, 1 dari 3 pengendara sepeda motor yang kecelakaan tersebut mengalami cedera di kepala. Dari jumlah itu 25 persen meninggal dunia, dan dari korban tewas, 88 persen luka di kepala.
"Itu pun sudah menggunakan helm.Artinya, jika helm asal-asalan, maka tidak ada artinya dalam melindungi kepala. Karena itulah perlunya memilih helm dengan cermat," paparnya.
Sementara, Frans Lee mengatakan, sebelum memilih helm sebaiknya memastikan dulu kondisi helm tersebut. Helm yang baik, menurutnya, terbuat dari bahan Kevlar atau serat resin.
Selain itu, sebaiknya memilih helm yang memiliki kerangka dari bahan yang keras atau tidak lentur. Ukuran yang pas--yakni tidak terlalu longgar namun juga tidak terlalu sempit di kepala--juga wajib dipertimbangkan, karena jika terjadi benturan akan lebih optimal memberikan perlindungan.
Untuk bagian dalamnya, sebaiknya dipilih dari bahan yang lembut dan menyerap keringat sehingga nyaman saat dikenakan. Sedangkan lapisan pengamannya harus tebal dan mengimbangi bagian luar helm yang keras.
Namun yang tak kalah penting adalah memiliki tali pengikatΒ yang kuat tetapi mudah dibuka dan dikunci, serta berstandar yang diakui secara nasional maupun internasional. Sementara soal desain, helm full face atau open face dinilai lebih maksimal melindungi tempurung kepala. (arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...