Dengan menggunakan teknologi XST+, ban Michelin yang digunakan Mario mampu melewati berbagai tantangan medan, mulai dari jalanan berlumpur, berlubang, gundukan tinggi, hingga jalan basah dengan temperatur suhu dibawah 2 derajat celcius.
"Sewaktu saya melewati jalan di lintas timur Sumatera, jalan banyak lubang dan pasir. Sama halnya waktu lewat Myanmar dan Nepal yang banyak lubang dan bergelombang, serta lumpur," ujar Mario Iroth di Jakarta, Jumat (11/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ban depan memiliki fungsi untuk grip dan handling dan ban belakang memaksimalkan kestabilan kendaraan. Fungsi dari masing-masing ban diakui Mario memudahkan ia saat melewati jalanan basah seperti India dan Austria yang memiliki curah hujan tinggi.
(nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu