Rupanya SOIB yang menyandang nama Indonesia dengan mengandalkan teknologi Eropa bukan tanpa alasan. Karena menurut SOIB, Indonesia jangan bicara soal teknologi terlebih dahulu.
"Sebenarnya kita jangan bicara teknologi terlebih dahulu. Kita bicara soal namanya dulu deh (membuat brand Indonesia dikenal dunia)," ujar Direktur PT Hobby Motor Indonesia, Michael Syofyan, kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menggunakan nama brand Indonesia, lanjut Michael, tidak menutup kemungkinan akan adanya transfer teknologi.
"Setelah itu, nanti kita bisa melakukan transfer teknologi," katanya.
(lth/rgr)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus