Senin, 12 Okt 2015 16:15 WIB

6 Bulan, Mario Iroth Naik Motor dari Bandung-Prancis

Niken Purnamasari - detikOto
Jakarta/Paris -

Satu lagi biker Indonesia yang sukses menjelajahi dunia. Mario Iroth sukses melakukan perjalanan dari Paris van Java, Bandung, bulan April lalu, ke Paris, Prancis, pada Senin (12/10/2015)

Sebanyak 14 negara di dua benua Asia dan Eropa telah ia kunjungi. Jarak yang harus ia tempuh hingga akhirnya sampai di kota Paris tercatat 24.000 km. Mario sebelumnya dijadwalkan akan tiba di Paris pada September lalu. Kondisi cuaca yang ekstrem di beberapa negara serta pengiriman motor lewat kargo dari India ke Iran cukup menyita waktu. Alhasil, ia baru tiba di Paris. Bukanlah tanpa tantangan perjalanan Mario hingga akhirnya sampai di Kota Cahaya tersebut hari ini. Baru 2 jam sampai di Paris, Mario lewat sambungan Skype berbagi pengalamannya.

"Pada 21 April lalu tepat saat Asia Africa Carnival, Pak Walikota Bandung melepas perjalanan saya. Sekarang saya berada di Paris beneran," ujar Mario yang terlihat gemetaran menahan dinginnya suhu kota Paris.

Sebelum mencapai Paris, Mario Iroth melewati Iran dan Turki. Dua negara tersebut memiliki kesan tersendiri baginya. Selama tiga minggu di Iran, Mario harus menahan panasnya udara yang mencapai temperatur 52 derajat celcius.

Kendati panas, ia tidak terlalu berkeringat sebab kelembapan udara di Negeri Persia itu rendah dibanding Indonesia.

"Di Iran temperatur udara sampai 52 derajat. Saat saya mulai jalan ke arah utara sempat turun hingga 44 derajat celsius. Karena udara di sana yang gersang dan kering, bibir saya ikut kering," ungkapnya.

"Habis dari Iran, saya mulai ke Turki. Disana mulai lihat yang hijau-hijau karena topografi di Turki banyak hutan. Suhu semakin ke arah barat semakin turun,” lanjutnya.

Lain ceritanya saat ia mencapai Eropa. Mario harus menahan dinginnya suhu di negara-negara benua biru tersebut. Saat berkomunikasi via Skype di Paris, ia bahkan menunjukkan berapa lapis baju yang ia kenakan.

Selain menggunakan baju berlapis-lapis saat berada di Eropa, ia melakukan strategi lain untuk menghangatkan tubuh. Salah satunya berhenti di stasiun pengisian bahan bakar.

"Pas masuk ke Eropa saya pakai empat lapis baju," ungkap Mario sambil menunjukkan lapisan baju yang ia kenakan saat itu lewat Skype.

"Siasat saya untuk menghangatkan diri, sering ke SPBU. Masuk ke kasir dan tunggu kira-kira lima menit. Saya juga cuci tangan dengan air hangat di dalam SPBU paling tidak satu menit. Habis itu baru melanjutkan perjalanan," lanjutnya.

Pria yang juga founder dari website Wheelstory.org tersebut bakal kembali melanjutkan perjalanan ke Belgia dan Belanda. Beberapa biker dan media lokal di sana telah menanti pemenang dari Castrol POWER1 Legendary Bikers 2014 itu untuk melakukan sesi wawancara.

Mario Iroth berencana kembali ke tanah air pada November mendatang. Ia mengaku akan pulang dengan jalur penerbangan dan akan mengirim motor via kargo ke Indonesia.

"Saya pulang November nanti. Motor akan saya kirim pakai kargo karena tidak memungkinkan kalau saya melanjutkan perjalanan pulang pakai motor," tutupnya.

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com