Dari kedua model tersebut, hanya Honda CB500F yang dipasarkan di Indonesia. Apakah motor yang dijual di Indonesia itu terkena dampak recall?
Deputy Head of Corporate Communication Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbudin mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi apapun terkait berita recall ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau pihaknya diminta untuk menarik moge yang telah dijualnya, maka AHM akan melakukan perbaikan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya.
"Kalaupun itu kena, itu kita akan melakukan perbaikan. Tapi yang pasti kita belum banyak delivery ke customer. Jadi sebelum dikirim kita cek lagi," ujarnya.
Dari data penjualan wholesales dari AHM ke diler, CB500F sudah terjual sebanyak 11 unit. Namun, Muhib belum bisa memastikan apakah ke-11 unit tersebut sudah dikirim ke tangan konsumen atau belum.
"Kita jualan wholesales semua moge itu 48 unit, cuma belum tahu berapa yang sudah dikirim ke konsumen. CB500F sendiri 11 unit wholesales," ujar Muhib.
Seperti diberitakan detikOto sebelumnya, holder float arm pada sensor tingkat bahan bakar di motor itu rusak. Hal itu menimbulkan risiko berupa arm yang tidak terhubung dengan sensor tingkat bahan bakar.
Setidaknya, masalah ini menyebabkan fuel meter pada cluster meter tidak akurat. Tapi, ada juga risiko arm dapat menghubungkan terminal positif dan negatif di dasar pompa bahan bakar yang menyebabkan arus pendek pada sekering sehingga mesin bisa stall.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun